Direktur Kepatuhan Bank Jombang Masuk Daftar 500 Most Outstanding Women 2026 Versi Infobank

Infobank kembali memberikan apresiasi kepada para pemimpin perempuan inspiratif melalui daftar “500 Most Outstanding Women 2026”. Dalam edisi April 2026 tersebut, Direktur Kepatuhan Bank Jombang, Ibu Suhariani, S.E., turut masuk sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki kontribusi besar di industri jasa keuangan.

Penghargaan ini menjadi semakin istimewa karena diumumkan bertepatan dengan momentum Hari Kartini, yang selama ini identik dengan semangat kemajuan dan peran perempuan Indonesia dalam berbagai sektor, termasuk dunia profesional dan kepemimpinan.

Pemilihan 500 Most Outstanding Women 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, yaitu kinerja berdasarkan size perusahaan dan predikat dalam rating Infobank terakhir, jabatan, pengalaman, ketokohan, masa jabatan, kontribusi terhadap perusahaan dan industri, pengakuan publik, serta pertimbangan Dewan Redaksi Infobank.

Masuknya Ibu Suhariani, S.E. dalam daftar tersebut mencerminkan kuatnya peran kepemimpinan perempuan di Bank Jombang dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, memperkuat tata kelola, serta memastikan perusahaan tetap relevan di tengah perkembangan industri jasa keuangan.

Sebagai Direktur Kepatuhan Bank Jombang, Suhariani, S.E. dikenal sebagai sosok pemimpin perempuan inspiratif dengan pengalaman lebih dari 30 tahun yang didedikasikan di dunia perbankan, khususnya di Bank Jombang. Kepemimpinannya menunjukkan kematangan, ketangguhan, serta kapasitas dalam mendorong kinerja bisnis yang berkelanjutan. Ia juga menegaskan pentingnya peran strategis fungsi kepatuhan dan keuangan dalam mendukung pertumbuhan perusahaan jangka panjang.

Sejalan dengan semangat Kartini yang membuka jalan bagi kemajuan perempuan Indonesia, pencapaian ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran penting dalam membangun industri yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan. Bank Jombang pun terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, memberikan ruang bagi talenta terbaik untuk berkembang, serta berkontribusi secara optimal bagi kemajuan perusahaan dan industri.

Related Posts

12

Oct
Berita, Artikel

Utang di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pihak OJK Beri Penjelasan Singkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan utang dengan nominal di bawah Rp 1 juta tidak ditampilkan dalam laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini untuk mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah. Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengakui risiko dalam penyaluran dana tentu […]

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter[…]