Acara Pembukaan Tabungan Arisan Scoopy Dan Pengundian Simarmas Di Bank Jombang Tower

Jombang, Sabtu 22 Januari 2022 bertempat di BJ- Tower Bank Jombang telah mentelenggarakan “Pembukaan Tabungan Arisan Scoopy” dan beberapa acara pengundian Arisan diantaranya:

Acara tersebut dihadiri langsung Sekda Kabupaten Jombang sekaligus Penasehat Bank Jombang yakni Pak Drs. H Akhmad Jazuli, SH., Msi. Dewan Komisaris dan Anggota Bank Jombang, Direktur Utama Bpk. DR. Affandi Nugroho, SE. MM, Direktur Bisnis Bpk. Adam Joyo Pranoto, S.Kom., ME, Direktur Kepatuhan Ibu Suhariani, SE, Kadiv Bisnis Bpk. Usman, SE, 21 Camat se-Kabupaten Jombang dan perwakilannya dan beberapa Pejabat Bank Jombang.

 

Dalam sambutannya Akhmad Jazuli menyampaikan kepada para perangkat untuk menanamkan modal ke Bank Jombang bisa berupa Deposito ataupun Tabungan. Dan beliau pun berpesan bahwa Bank Jombang saat ini berkat dari Masyarakat Jombang yang telah mendukung sepenuhnya selama ini.

Untuk pemenang Pengundian bisa melihat di link poin acara di atas, ataupun biasa melihat melalui Sosial Media Bank Jombang.

Related Posts

12

Oct
Berita, Artikel

Utang di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pihak OJK Beri Penjelasan Singkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan utang dengan nominal di bawah Rp 1 juta tidak ditampilkan dalam laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini untuk mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah. Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengakui risiko dalam penyaluran dana tentu […]

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter[…]