Proyek Gedung PT BPR Bank Jombang

 

Proyek Gedung PT BPR Bank Jombang Libatkan Kejaksaan dan Kepolisian

Progress pembangunan Gedung bank Jombang saat ini sudah dalam tahap konstruksi sipil dengan pengecoran kolom, balok, dan lantai 3 dan 4. Proyek pembangunan gedung tujuh lantai PT BPR Bank Jombang Perseroda, melibatkan banyak pihak. Bank Jombang juga meminta pendampingan Kejaksaan serta Polisi dalam pengawasan pembangunan agar tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.

Dikutip dari kabarjombang.com, Direktur utama PT BPR Bank Jombang Perseroda, Afandi Nugroho berharap agar pembangunan Bank Jombang ini dapat menjadi icon Jombang sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jombang.

“Dari awal kita melakukan tander, kita sudah meminta pendamping. Walaupun pembangunan sempat tertunda karena kami menekankan kehati-hatian,” kata Afandi, kepada KabarJombang.com (Kelompok Faktual Media), Sabtu (12/6/2021).

Sementara itu, Kepala Divisi Bank Jombang, Usman menambahkan bahwa status PT BPR Bank Jombang Perseroda adalan Badan Usaha Milik Daerah.

“Bank Jombang merupakan Badan Usaha Milik Daerah, yang sudah menjadi PT (Persero Terbatas). Kendati demikian ini adalah perusahaan usaha milik daerah dan sudah terdaftar dalam Kemenkumham,” tuturnya.

Usman menekankan bahwa pembangunan gedung 7 lantai itu, tidak menggunakan dana yang bersumber dari APBD ataupun APBN. Melainkan bersumber dari dana pinjaman dari BPR.

“Ada peraturan BUMD dan BUMN adalah aset yang dipisahkan. Untuk Pengadaan barang dan jasa atau lelang tidak wajib dilakukan di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) melainkan bisa tender e tender dan itu boleh,” kata Usman menegaskan.

Diungkapkannya jika saat ini BUMN atau BUMD jika melakukan pengadaan bisa secara mandiri diluar LPSE. Namun dikatannya, Bank Jombang dalam proyek ini juga turut meminta pendamping dari ULP (Unit Layanan Pengadaan).

Dengan begitu, pembangunan proyek pembangunan gedung 7 lantai ini terus berjalan dan melakukan evaluasi-evaluasi. Seperti yang dikatakan Tim Teknis Proyek, Miftahul Ulum per minggu ini proyek mengalami peningkatan sebesar 9 p%

Related Posts

09

Jul
Berita

Indonesia Turun Kelas Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Bawah, Ini Kata Kemenkeu

Dikutip dari Kompas.com – Bank Dunia (World Bank) menurunkan kelas Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) dari sebelumnya negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country). Dalam laporan yang diperbarui setiap 1 Juli itu, penurunan kelas terjadi seiring dengan menurunya pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita pada tahun 2020. Tahun lalu pendapatan […]