Progres Pembangunan Gedung BPR Bank Jombang Sudah 60 Persen !

Pembangunan gedung kantor permanen PT. BPR Bank Jombang perseroda Kabupaten Jombang terus di kebut. Hingga saat ini progres pembangunan gedung yang tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jombang ini sudah mencapai 60 persen lebih.

Progress pembangunan itu dapat dilihat secara nyata di lapangan. Struktur bangunan utama telah terbangun hingga lantai tujuh. Bangunan utama sudah dikerjakan mulai partisi ruangan sama pemasangan jaringan listrik dan air di dalam. Pelat untuk atap sudah hampir semua terpasang.Pekerjaan plesteran, pasang keramik sampai pekerjaan kusen Pintu & Jendela juga sudah dikerjakan sampai dengan lt.3.

untuk pembangunan gedung bank Jombang ini ditargetkan selesai sebelum batas waktu yang telah ditentukan.Rencananya, bank Jombang akan mengadakan Soft Launching pada akhir Desember 2021 mendatang. Ini merupakan salah satu langkah berarti untuk mewujudkan Bank Jombang yang lebih unggul dan nantinya masyarakat Jombang akan menikmati pelayanan bank Jombang yang lebih memadai.

Related Posts

12

Oct
Berita, Artikel

Utang di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pihak OJK Beri Penjelasan Singkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan utang dengan nominal di bawah Rp 1 juta tidak ditampilkan dalam laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini untuk mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah. Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengakui risiko dalam penyaluran dana tentu […]

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter[…]