Ibu Rumah Tangga di Jombang Raih Fortuner Berkat Menabung Rp10 Juta (Simarmas Jumbo)

Bank Jombang – Keberuntungan besar menghampiri Liana (49), ibu rumah tangga asal Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Jombang. Berkat kebiasaannya menabung dalam program tabungan arisan di Bank Jombang, ia berhasil membawa pulang hadiah utama berupa Toyota Fortuner senilai Rp600 juta.

Didampingi sang suami, Mulyono (52), Liana dengan penuh kebahagiaan menerima hadiah tersebut di kantor Bank Jombang, Rabu (12/3/2025). Ia mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum diumumkan sebagai pemenang. “Benar-benar tak menyangka. Rasanya seperti mimpi bisa mendapatkan mobil sebesar ini,” ungkapnya dengan raut wajah bahagia.

Liana telah mengikuti program tabungan arisan di Bank Jombang selama beberapa tahun. Baginya, menabung dengan cara ini adalah pilihan praktis untuk mengelola keuangan. Keberhasilannya memenangkan hadiah besar semakin memperkuat keyakinannya bahwa menabung adalah kebiasaan yang mendatangkan manfaat.

Berbeda dengan sebagian pemenang yang memilih menjual kembali hadiahnya, Liana justru ingin menikmati rezeki tersebut secara langsung. “Saya ingin menggunakan mobil ini sendiri, tanpa niat menjualnya,” ujarnya dengan mantap.

Kasi Dana Bank Jombang, Erisa Firdana, menjelaskan bahwa program tabungan arisan merupakan salah satu strategi bank dalam meningkatkan minat masyarakat untuk menabung. “Kami ingin memberikan apresiasi kepada nasabah yang rajin menabung. Hadiah ini membuktikan bahwa kebiasaan baik bisa mendatangkan keberuntungan,” ujarnya.

Menariknya, meskipun mendapatkan hadiah Fortuner seharga Rp600 juta, saldo tabungan arisan milik Liana tetap utuh. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa dengan ketekunan dan kesabaran dalam menabung, keberuntungan bisa datang tanpa diduga.

Related Posts

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter […]