Studi Banding PT BPR Kotabaru ke Bank Jombang Perkuat Tata Kelola Rekening Kas Desa

Jombang, 11 Februari 2026 — PT BPR Kotabaru bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru melaksanakan kegiatan studi banding ke Bank Jombang dalam rangka peningkatan tata kelola dan kualitas layanan perbankan, khususnya terkait pengelolaan Rekening Kas Desa.

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar lembaga perbankan daerah dalam mendukung pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Rombongan PT BPR Kotabaru diterima langsung oleh jajaran manajemen Bank Jombang, mulai dari Direktur Utama, Direktur Bisnis, hingga para pejabat terkait.

Turut hadir dan mendampingi kegiatan tersebut dari Pemerintah Kabupaten Jombang, Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si beserta jajaran.

Dalam kegiatan ini, kedua belah pihak berdiskusi mengenai sistem pengelolaan Rekening Kas Desa, mekanisme pelayanan, hingga strategi penguatan pengawasan dan pelaporan keuangan desa melalui peran BPR sebagai mitra pemerintah daerah.

Melalui studi banding ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPR dan pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola keuangan desa yang efektif serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Related Posts

12

Oct
Berita, Artikel

Utang di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pihak OJK Beri Penjelasan Singkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan utang dengan nominal di bawah Rp 1 juta tidak ditampilkan dalam laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini untuk mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah. Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengakui risiko dalam penyaluran dana tentu […]

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter[…]