Rekening Nganggur Bakal Diblokir PPATK, Bagaimana Nasib Dana Nasabah?

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) angkat suaramengenai pemberitaan menyoal nasib dana nasabah di rekening pasif (dormant) akan ikut dibekukan oleh pihak bank.

PPATK memastikan bahwa dana nasabah di rekening pasif yang dihentikan sementara tetap aman dan tidak hilang.

“Nasabah tidak akan kehilangan haknya sedikit pun atas dana yang dimiliki di perbankan,” tulis PPATK melalui akun resmi Instagram @ppatk_indonesia, dikutip Selasa, 29 Juli 2025.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menjelaskan, penghentian sementara rekening dormant dilakukan untuk mencegah kejahatan keuangan. Sebab, salah satu pola yang marak terjadi adalah penggunaan rekening dormant untuk menampung dana hasil tindak pidana.

Selain itu, rekening milik orang lain secara masif digunakan untuk menampung dana hasil dari tindak pidana penipuan, perdagangan narkotika, dan berbagai kejahatan lainnya.

“Pada tahun 2024 terdapat lebih dari 28.000 rekening yang berasal dari jual beli rekening yang digunakan untuk deposit perjudian online,” kata Ivan.

Sementara itu, dinukil Antara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pihak bank untuk memantau rekening dormant supaya tidak digunakan untuk kejahatan keuangan dan meningkatkan efektivitas dalam penanganan jual beli rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, OJK telah meminta kepada bank untuk melaporkan transaksi keuangan mencurigakan kepada PPATK atas penggunaan rekening oleh terduga pelaku kejahatan serta menganalisis aliran dana.

Adapun hingga Juni 2025, OJK telah meminta bank untuk melakukan pemblokiran terhadap sekitar 17.026 rekening dari data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Sebagai tindak lanjut, OJK melakukan pengembangan atas laporan tersebut dengan meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan Nomor Identitas Kependudukan serta melakukan enhance due diligence (EDD). (*)

Editor: Galih Pratama
Sumber: Infobank

Bagaimana Dengan Bank Jombang

Dengan adanya berbagai simpang siur berita maka:

  1. Bank Jombang tidak termasuk dalam Lembaga Keuangan dalam daftar pantauan pemblokiran oleh PPATK
  2. Rekening nasabah Bank Jombang tetap aman dan dapat dipergunakan trankaksi seperti biasanya serta dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)
  3. Penerapan rekening dormant di Bank Jombang jika tidak ada transaksi selama 1 tahun berturut – turut, maka pada bulan ke 13 akan dikenakan biaya potongan rekening dormant sebesar Rp5.000,-

Related Posts

10

Jul
Berita

Tanggapan Bank Jombang atas Pemberitaan yang Berkembang di Masyarakat

Menyikapi pemberitaan yang berkembang di sejumlah media dan menjadi perhatian masyarakat, Bank Jombang menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat penting bagi Bank Jombang dan menjadi dasar bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola, serta perlindungan konsumen. […]

07

Jul
Artikel, Berita

Semakin Banyak Ajak, Semakin Untung di Member Get Member Simarmas Hoki Batch II

JOMBANG – PT BPR Bank Jombang Perseroda kembali menghadirkan inovasi program menarik bagi masyarakat melalui program Member Get Member (MGM) Simarmas Hoki Batch II. Program ini menjadi bagian dari penguatan produk Simpanan Arisan Masyarakat (SIMARMAS) Hoki yang memberikan manfaat ganda, yaitu menabung sekaligus kesempatan memperoleh hadiah menarik. Program Member Get Member ini memberikan peluang bagi nasabah untuk[…]