Bank Indonesia (BI) Berencana Terbitkan Mata Uang Digital Sebagai Alat Pembayaran Digital Ovo, Gopay, Dsb

Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan mata uang digital. Saat ini otoritas moneter tersebut tengah menyiapkan berbagai aturan yang akan memayunginya.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, saat ini pihaknya sedang dalam proses merumuskan mata uang digital yang disebut Central Bank Digital Currency (CBDC). Pihaknya terus melakukan kerja sama yang erat dengan bank-bank sentral lainnya dalam rangka mempelajari dan mempersiapkan mata uang digital tersebut. “Kami kemudian akan edarkan dengan bank dan fintech secara wholesale maupun ritel,” ujar Perry Warjiyo, seperti dikutip dari Antara, Minggu (28/3/2021).

Perry melanjutkan, mata uang kripto atau cryptocurrency seperti Bitcoin bukan alat pembayaran yang sah di Indonesia karena tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menjelaskan, uang digital atau central bank digital currency (CBDC) bank sentral sedang menjadi isu di beberapa negara. Sementara itu, Piter menilai tujuan Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang digital belum begitu jelas. Menurutnya langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi perkembangan uang kripto atau uang digital.

Di sisi lain, mata uang digital atau central bank digital currency (CBDC) yang dikelola bank sentral memiliki konsep yang berbeda dengan uang kripto.

“Jadi kalau BI ingin mengantisipasi atau menahan laju perkembangan uang kripto tidak bisa dengan memunculkan uang digital. Uang digitalnya BI akan berhadapan dengan uang digital yang sudah exist sebagai alat pembayaran sekarang ini seperti Ovo, Gopay, dsb,” ujar Piter.

sumber : Liputan6 & economy.okezone.com

Related Posts

16

Sep
Berita, Artikel

Gaji Ludes di Tengah Bulan? Ini Tips buat Kelas Menengah Kumpulin Dana Darurat

Dana darurat menjadi simpanan uang yang penting disiapkan, terutama saat ekonomi sulit dan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin besar. Sebab simpanan inilah yang melindungi seseorang, terutama kelas menengah yang memiliki pendapatan pas-pasan dalam situasi tak terduga. Perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari, menyarankan besaran dana darurat yang dimiliki masyarakat setidaknya setara dengan tiga kali rata-rata pengeluaran […]

09

Sep
Berita, Artikel

Kembali Ukir Prestasi, Raih TOP GRC Awards 2026 dan The Most Committed GRC Leader

JAKARTA – PT BPR Bank Jombang (Perseroda) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bank milik Pemerintah Kabupaten Jombang tersebut berhasil meraih TOP GRC Awards 2026 #Star 4, sekaligus mengantarkan Direktur Utama Bank Jombang, Dr. Afandi Nugroho, memperoleh penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak TOP GRC Awards 2026 yang digelar pada[…]