Logo resmi Jombang Fest 2025 hadir bukan semata sebagai lambang visual, melainkan sebuah wacana simbolik yang merangkum perjalanan budaya dan cita-cita wilayah ini. Garis, siluet, dan warna yang disusun secara cermat menyimpan makna mendalam, menggambarkan jalinan antara masa lalu, kenyataan kini, dan mimpi masa depan.
Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Jombang, Danang Praptoko, setiap elemen di logo itu punya fungsi naratif. Bintang di puncak logo melambangkan arah dan cita luhur — sebagai pengingat bahwa Jombang selalu menyasar ketinggian. Menara Ringin Contong, berdiri kokoh di pusat logo, menjadi sumbu penghubung masa lampau dan masa depan, melambangkan keteguhan karakter masyarakat lokal.
Siluet pohon ringin yang menjulang menggambarkan kesuburan, keseimbangan, serta akar budaya yang tetap kokoh meski zaman terus bergerak. Sedangkan elemen warna—[hijau, merah, biru, kuning]—dijalin agar menyuarakan keberagaman budaya dan semangat kebersamaan. Hijau merepresentasikan ketenteraman dan kesuburan alam, merah menyiratkan semangat dan keberanian, biru mewakili kesejukan dan harapan, sementara kuning menjadi lambang kemuliaan cita.
Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa logo ini bukan sekadar identitas acara. “Ini representasi visi kami: Jombang yang maju tanpa melupakan akar budaya, warga yang optimis dengan semangat gotong royong,” ujarnya. Ia berharap setiap warga dapat meresapi makna dari logo tersebut dan menjadikannya inspirasi dalam berbagai kegiatan pembangunan di daerah.
Untuk bahan logo silahkan download disini







