perbamida-bpr-bisa-jadi-motor-program-makan-bergizi-gratis-potensi-ekonomi-besar

Perbamida: BPR Bisa Jadi Motor Program Makan Bergizi Gratis, Potensi Ekonomi Besar

Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo-Gibran kini menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa dapur layanan pemenuhan gizi atau SPPG dikabarkan berhenti beroperasi karena masalah keuangan.

Salah satu penyedia katering MBG di Kalibata, Jakarta Selatan, mengaku mengalami kerugian hampir Rp1 miliar karena belum menerima pembayaran dari yayasan pengelola MBG selama dua bulan.

Melihat kondisi ini, Perhimpunan BPR Milik Pemda (Perbamida) mendorong anggotanya—yakni BPR milik pemerintah daerah—untuk membantu pembiayaan program ini dengan menyalurkan kredit kepada pengusaha dapur SPPG. Menurut Perbamida, kredit ini bisa memperkuat rantai pasok MBG sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Kami melihat ini sebagai peluang yang bisa digarap pemda, apalagi ini program Pak Prabowo. Sudah seharusnya BPR milik daerah ikut menyukseskannya,” kata Sekjen Perbamida, Afandi Nugroho, dalam acara The Asian Post Best Regional Champion 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (16/5).

Afandi menjelaskan bahwa biaya untuk membangun satu SPPG cukup besar, sekitar Rp2 miliar. Biaya itu meliputi pembangunan dapur, pembelian alat masak, hingga kendaraan operasional. Namun, menurutnya, usaha ini cukup menjanjikan karena bisa balik modal dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Kalau sewanya dihitung Rp2.000 per ompreng (porsi), dalam dua tahun modal sudah bisa kembali. Setelah itu bisa untung,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk menghitung kebutuhan SPPG di satu daerah, BPR bisa menggunakan patokan 25% dari total jumlah penduduk sebagai penerima manfaat MBG. Contohnya, di Kabupaten Jombang yang memiliki sekitar 1,3 juta penduduk, dibutuhkan sekitar 173 dapur SPPG.

“Bayangkan satu dapur saja butuh 1.200 butir telur per minggu, belum bahan makanan lainnya. Ini peluang besar bagi BPR dan pemerintah daerah untuk ambil bagian membangun ekonomi sekaligus mendukung program nasional,” pungkasnya.

Sumber: https://asianpost.id/

Related Posts

28

Aug
Berita, Artikel

Bank Jombang Dukung Muktamar NU ke-35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang

Kabupaten Jombang kembali menjadi pusat perhatian nasional dengan menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Sebagai bank milik Pemerintah Kabupaten Jombang, Bank Jombang turut mengambil bagian dalam mendukung kelancaran pelaksanaan agenda besar tersebut. Salah satunya melalui penyediaan stand pelayanan Bank Jombang yang dapat dimanfaatkan oleh peserta maupun masyarakat selama rangkaian kegiatan […]

28

Aug
Artikel, Berita

Ibu Lilik Istiqomah Bawa Pulang Innova Zenix dari Simarmas Utama Periode 18

Momentum spesial bagi nasabah Bank Jombang hadir dalam acara Penutupan Simarmas Utama 10 Juta Periode 18. Dalam pengundian hadiah utama, Ibu Lilik Istiqomah berhasil menjadi nasabah beruntung yang membawa pulang satu unit Toyota Innova Zenix. Pengundian tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi Bank Jombang kepada nasabah yang telah mempercayakan kebutuhan simpanannya melalui program Simarmas. Program Simarmas sendiri[…]