bank-jombang-raih-penghargaan-indonesia-enterprise-risk-management-award-3-2019

Bank Jombang Raih Penghargaan Indonesia Enterprise Risk Management Award III 2019

Bank Jombang kembali raih penghargaan Indonesia Enterprise Risk Management Indonesia Award-III-2019 (EIRMA-III-2019) yang diserahkan oleh Direktur Kepatuhan Bank Jombang Suhariani, SE (foto kiri) bertempat di Bali (3/8). Bank Jombang mendapatkan penghargaan Peringkat Ke-1 Kategori “Rural Bank Company (Asset < Rp. 100 Miliar)”.

Economic Review didukung oleh dewan juri memberikan penghargaan “Indonesia Enterprise Risk Management Award- III- 2019 (IERMA-III-2019)”. Penyelenggaraan IERMA-III-2019 ini merupakan penghargaan tertinggi kepada perusahaan yang telah sukses menjalankan manajemen risiko. sehingga perusahaan tersebut berkinerja baik, bertumbuh kembang dan menyerap lapangan kerja yang besar.

Adapun pengukuran penilaian manajemen risiko dalam IERMA-III 2019 dilakukan melalui melalui proses khusus. Pertama, mengidentifikasi sumber risiko, mengukur besarnya risiko yang bisa diukur melalui dua dimensi yaitu dimensi frekuensi dan dimensi dampak atau impact. Dimensi frekuensi adalah kejadian berapa kali resiko itu terjadi dalam satu periode atau dalam satu tahun, misalnya dalam satu tahun berapa kali kecelakaan atau sakit.

Kedua, kebijakan prosedur dan penetapan limit, dimana di suatu perusahaan harus ada yang mengatur kebijakannya harus bagaimana, apakah harus diasuransikan, dicatat, impact-nya, siapa yang bertanggung jawabnya dan lain sebagainya. Dan ketiga adalah cakupan manajemen stakeholder yang menyangkut karyawan.

Dengan raihan penghargaan tersebut semoga Bank Jombang kedepannya akan semakin sukses dalam menerapkan manajemen risiko yang lebih baik.

Related Posts

12

Oct
Berita, Artikel

Utang di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pihak OJK Beri Penjelasan Singkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan utang dengan nominal di bawah Rp 1 juta tidak ditampilkan dalam laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini untuk mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah. Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengakui risiko dalam penyaluran dana tentu […]

07

Oct
Artikel, Berita

OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sektor jasa keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global dan pengetatan moneter. Hal ini berdasarkan hasil asesmen rapat dewan komisioner bulanan OJK pada 30 September 2026. “Rapat Dewan Komisioner bulanan Otoritas Jasa Keuangan pada 30 September 2026 menilai sektor jasa keuangan Indonesia stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan kebijakan moneter[…]