Bank Jombang Serukan Waspada Kejahatan Siber, OTP dan PIN Jangan Dibagikan

Bank Jombang kembali mengingatkan nasabah untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, terutama kode One-Time Password (OTP), kepada siapa pun.

Imbauan ini merupakan bagian dari upaya Bank Jombang dalam memperkuat literasi keuangan dan menjaga keamanan transaksi nasabah di tengah maraknya kejahatan siber yang kian canggih dan tidak terkendali.

Dan juga pihak bank tidak pernah meminta informasi sensitif seperti OTP, PIN, maupun password melalui telepon, SMS, atau media sosial. Jika ada petugas yang menghubungi nasabah untuk meminta data-data pribadi seperti meminta OTP atau informasi sensitif lainnya, segera verifikasi melalui saluran resmi Bank Jombang di WA Center: 0812-1688-8499 atau di Call Center: 0321-87097.

Hal ini dikarenakan modus penipuan yang dihadapi masyarakat semakin beragam, mulai dari pesan singkat (SMS) palsu, akun media sosial tiruan, hingga call center fiktif. Bahkan juga, belakangan ini pelaku penipuan memanfaatkan teknologi fake BTS untuk mengirimkan SMS secara langsung ke ponsel korban dengan iming-iming hadiah atau promo palsu yang disertai tautan berbahaya.

Gunakan Kanal Resmi untuk Keamanan Transaksi

Untuk mengantisipasi berbagai modus penipuan tersebut, Bank Jombang mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan hanya menggunakan kanal komunikasi resmi bank.

Sebagai bentuk keseriusan dalam perlindungan konsumen, Bank Jombang terus memperkuat peran Divisi Customer Online Center (COC) sebagai garda depan dalam pengamanan data, perlindungan privasi nasabah, serta pemberian layanan informasi dan edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat.

Melalui berbagai inisiatif edukatif ini, Bank Jombang berharap nasabah semakin waspada dalam bertransaksi dan tidak menjadi korban kejahatan siber yang terus berevolusi.

Related Posts

16

Sep
Berita, Artikel

Gaji Ludes di Tengah Bulan? Ini Tips buat Kelas Menengah Kumpulin Dana Darurat

Dana darurat menjadi simpanan uang yang penting disiapkan, terutama saat ekonomi sulit dan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin besar. Sebab simpanan inilah yang melindungi seseorang, terutama kelas menengah yang memiliki pendapatan pas-pasan dalam situasi tak terduga. Perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari, menyarankan besaran dana darurat yang dimiliki masyarakat setidaknya setara dengan tiga kali rata-rata pengeluaran […]

09

Sep
Berita, Artikel

Kembali Ukir Prestasi, Raih TOP GRC Awards 2026 dan The Most Committed GRC Leader

JAKARTA – PT BPR Bank Jombang (Perseroda) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bank milik Pemerintah Kabupaten Jombang tersebut berhasil meraih TOP GRC Awards 2026 #Star 4, sekaligus mengantarkan Direktur Utama Bank Jombang, Dr. Afandi Nugroho, memperoleh penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak TOP GRC Awards 2026 yang digelar pada[…]