Target Pertumbuhan,Bank Jombang Kolaborasi dengan Fintech P2P Lending

Belakangan ini, semakin banyak fintech yang lahir dan tumbuh di Indonesia. Per Januari 2022 OJK telah mengeluarkan daftar 103 fintech yang telah terdaftar dan berijin resmi. Lahirnya fintech-fintech tersebut menimbulkan pendapat bagi sebagian masyarakat , bagaimana nasib bank terutama BPR yang memiliki fungsi sebagai penyalur kredit?, akankah fintech lebih diminati daripada bank? . Seperti yang diketahui bersama, fungsi fintech antara lain membantu penggunaan ekonomi, kemudahan bertransaksi serta pelaku usaha mendapatkan modal dengan bunga rendah.

Pandangan Bank Jombang

Menurut direktur utama PT BPR Bank Jombang perseroda, Dr. Afandi Nugroho SE,MM, fintech yang semakin tumbuh dan berkembang di Indonesia justru memberikan banyak peluang kepada bank-bank terutama BPR untuk saling berkolaborasi dan bersinergi. Hal ini sesuai dengan Arahan dari OJK yang mendorong BPR untuk dapat berkolaborasi dengan fintech. BPR membutuhkan teknologi yang dimiliki oleh fintech sedangkan fintech membutuhkan sumberdaya yang dimiliki oleh BPR baik dalam bentuk mitigasi maupun pendanaan.

Baik fintech maupun BPR, keduanya akan saling bersinergi dan melengkapi. Fintech memandang bahwa kerjasama ini mampu menurunkan tingkat kredit bermasalah, sedangkan bagi BPR proses pemberian kredit menjadi sangat karena dukungan teknologi dari fintech.

Kerjasama Bank Jombang dengan Fintech

 

Sampai Februari 2022 Bank Jombang telah menunjukkan 10 fintech P2P lending yang terdaftar dan berijin di Indonesia, dengan total dana lebih dari 50 miliar rupiah. Bank Jombang berfokus pada kerjasama fintech ke sektor produktif, bukan konsumtif. Beberapa fintech yang berada di atas tangan Komunal, Modal Rakyat Indonesia, Crowdo, Kawancicil, Koinworks, Avantee, Danamas, Gandeng Tangan, Sanders dan Danai. Kedepan, Bank Jombang diharapkan mampu melihat dengan semakin banyak fintech P2P lending. (arief)

 

Related Posts

01

Mar
Berita

Peluncuran Transaksi Non Tunai untuk Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel

Jombang, 1 Maret 2024 – Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa, Pemerintah Kabupaten Jombang meluncurkan transaksi non tunai bagi pemerintah desa. Peluncuran ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi. T., Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur Utama Bank Jombang Bp. Dr. Afandi […]

29

Feb
Berita

Kunjungan Kerja PT. BPR Bank Bulungan ke Bank Jombang Tower Untuk Mempererat Kerjasama

Pada Rabu, 28 Februari 2024, PT. BPR Bank Bulungan (Perseroda) melakukan kunjungan kerja ke Bank Jombang untuk melakukan studi tiru terkait program-program yang disuguhkan oleh Bank Jombang kepada Pemda Kabupaten Jombang. Studi banding ini juga menjadi kesempatan bagi para delegasi untuk mengeksplorasi produk dan layanan digital yang telah diterapkan oleh Bank Jombang kepada masyarakat khususnya di Jombang,[…]